andaikan dia tau bagaimana perasaanku saat itu, aku bahkan sejenak berhenti bernafas ketika membaca kalimat itu, betapa bahagianya aku meski itu hanya seandainya, betapa indah sekali kalimat itu.. andaikan dia tau, pada saat itu pun aku langsung bisa memberikan jawaban atas apa yang ia tanyakan...
Tapi sayangnya, setelah itu dia mengatakan bahwa aku harus melupakan perasaanku padanya, andaikan saat ini saja dia mengatakan bahwa aku harus menunggunya, maka aku pasti akan menunggunya.. aku sudah menunggunya selama 8 bulan, 4 tahun atau 8 tahun lagi tidak menjadi masalah bagiku.. andaikan dia tau betapa seriusnya perasaan yang aku miliki padanya, bahwa cintaku bukanlah sebuah kebohongan...
Ibu, jika memang dia bahagia bersama orang lain, aku hanya bisa mendo'akannya.. semoga suatu saat nanti ketika rasa ini tidak bisa lagi aku tahan untuknya, ada seseorang yang datang padaku, yang membuat hatiku berdetak dua kali lebih cepat saat seperti aku menatapnya dengannya, yang membuatku merasakan perasaan setiap kali aku melihatnya, yang membuatku belajar untuk ikhlas saat seperti aku mengikhlaskan bintangku menjadi milik orang lain dan yang mencintaiku sepenuh hati seperti aku mencintai bintangku saat ini...

