twitter


Ibu, suatu hari ada seorang laki-laki memasuki hidupku, dengan menggunakan semua perbendaharaan kata yang aku miliki, kulukai perasaanya. Dengan menggunakan segenap tenagaku, kudorong laki-laki itu agar menjauh dariku. Tapi, dia kembali lagi ke dalam hidupku. Dia sangat mirip denganku, sering aku merasa, melihatnya bagaikan melihat diriku sendiri. Luka yang ada padanya, jugalah luka yang pernah kurasakan.Air mata yang memenuhi rongga mataku, juga mengalir didalam rongga hati laki-laki itu. Aku yang telah melukainya dan membuatnya berlinang air mata. Tidak seharusnya aku bertemu dengan laki-laki ini. Tidak seharusnya aku membiarkan laki-laki ini menjadi bagian dari hidupku. Aku menyesal sekali ibu, seumur hidupku, inilah kali pertama aku merasa menyesal.

0 komentar:

Posting Komentar