twitter


Setelah sekian lama rasa itu aku kubur dalam-dalam dihatiku, setelah sekian lama aku memutuskan untuk menutup hatiku, ternyata pertemuan yang hanya 3 jam meruntuhkan pertahanan yang aku bangun selama 3 minggu terakhir. Yah, do’a yang aku panjatkan setiap kali selesai sholat Allah telah mewujudkannya untukku, Allah telah menitipkan perasaan terhadapmu kepadaku lagi seperti apa yang aku pinta padaNya. Mungkin selama ini, aku terlihat seperti mempermainkan perasaanmu, oleh karena itu aku selalu memohon kepadanya untuk dapat membukakan hatiku lagi untukmu, dan semua itu telah terjawab sekarang.
Namun, keadaan menuntutku untuk menyembunyikan perasaan ini lagi, beban, tuntutan dan harapan membuatku tidak bisa mencintaimu secara sempurna. Aku tau, kamu seorang yang menginginkan cinta yang seutuhnya dan aku tidak bisa memberikan semua itu. Aku tidak bisa menjanjikan apa-apa untukmu, ada beberapa hal yang harus aku selesaikan dalam beberapa tahun kedepan dan mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama sampai aku bersedia untuk menerimamu menjadi ayah dari anak-anakku dan tentu saja semua itu menjadi suatu hal yang berat untukmu.
Aku tidak pernah menyesal dengan perasaan yang Allah titipkan kepadaku saat ini, karena memang ini yang aku minta meski pada akhirnya rasa ini membuatku terasa sakit tapi aku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bisa merasakannya lagi.

Untuk saat ini saja, untuk detik ini saja, aku ingin melupakan semua orang, mengabaikan dunia dan latar belakangku, tanpa beban, tuntutan dan harapan aku ingin mengatakan bahwa “ aku mencintaimu”.

0 komentar:

Posting Komentar